Jembatan

Entah apa yang ada di otak gue kemaren itu, lagi tiduran, ngeliatin kamar yang udah lama nggak ditempatin (kamar gue dirumah, red). Kosong, nggak ada apa-apa, cuma kasur, lemari, meja sama ac dipojokan deket kamar mandi. Iseng, gue liat dinding kamar gue yang bercat biru (well, semua dikamar gue serba biru actually mulai dari sikat gigi sampai seprai selimut), masih bersih gaada tempelan apapun. Gue akhirnya mikir, ‘gue harus ngegambar sesuatu disini, sesuatu yang bisa selalu ngingetin gue akan mimpi gue sendiri’ dan viola~ gue turun ke bawah keruang tamu ngomong ke bokap kalo gue pengen ngegambarin dinding kamar gue. Luckily ayah ngijinin dan malah ngasih sekaleng cat minyak sama segepok kuas yg sebenernya ukurannya sama aja.
Hal pertama yang langsung muncul di otak gue adalah golden gate bridge. Gue ngesketch pake pencil langsung ditembok. Ini pertama kali gue gambar pake cat minyak, ditembok dan ukurannya gede.

Gue nggak peduli hasilnya bakal bagus apa jelek, yang jelas gue pengen banget gambar tempat impian gue itu. And here they are

image

Hasilnya ga jelek jelek banget buat newbie menurut gue. Gue hanya pengen selalu inget my next stop. Somehow gue bisa naikin spirit gue saat gue ngeliat gambar acak kadul di dinding gue. Gue selalu bilang ke diri gue, suatu saat nanti, diwaktu yang udah Allah rencanain, gue bakal bisa menapaki jempatan itu, jempatan itu yang akan menghubungkan gue dengan my unreal dreams. Gue mencoba menyusun puzzle kehidupan gue selanjutnya. Karena bisa dibilang saat ini adalah masa dimana gue ngerasain uncertain feel. Tapi gue yakin, jika waktunya sudah tepat, gue akan bisa kesana. Melewati jempatan yang udah terkenal diseantero jagad, menapaki sebuah kota dan kampus yang selama beberapa waktu belakang selalu mengiringi setiap doa gue, menjadi salah satu bagian dari sebuah industri yang udah dari lama gue idamkan. Selama langit masih biru, gue yakin Allah punya segala caraNya untuk rencana hidup gue. Dibulan yang penuh berkah ini, keinginan gue masih tetap sama dengan bulan ramadhan sebelumnya. Meski ada yang sudah tercapai dan ada yang bertambah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s